
Yogyakarta (MIN 1 Yogyakarta) – MIN 1 Yogyakarta melaksanakan kegiatan verifikasi capaian tahfidz dan kesiapan belajar bagi calon murid baru pada Senin-Selasa (9-10/3). Kegiatan tersebut diselenggarakan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari proses memastikan kesiapan akademik dan spiritual calon siswa.
Verifikasi ini bertujuan untuk menilai kemampuan dasar calon murid, khususnya dalam hal hafalan Al-Qur’an serta kesiapan belajar di jenjang pendidikan madrasah. Melalui proses ini, panitia melakukan penilaian terhadap beberapa aspek, antara lain kemampuan membaca Al-Qur’an, capaian hafalan (tahfidz), serta kesiapan mengikuti kegiatan pembelajaran di MIN 1 Yogyakarta.
Kegiatan verifikasi dilaksanakan oleh tim guru dan panitia penerimaan peserta didik baru yang telah ditugaskan oleh madrasah. Hasil dari proses verifikasi ini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan calon murid yang dinilai memiliki kesiapan dan kesesuaian untuk mengikuti proses pendidikan di madrasah.
Kepala MIN 1 Yogyakarta, Hanik Nurul Hidayah, menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus memastikan calon siswa yang diterima memiliki kesiapan yang baik.
“Melalui proses verifikasi capaian tahfidz dan kesiapan belajar ini, madrasah berupaya menyiapkan calon murid agar memiliki kesiapan akademik serta semangat belajar yang baik. Harapannya, mereka dapat berkembang secara optimal dan beradaptasi dengan budaya belajar di madrasah,” ujar beliau.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang objektif dan terukur, sehingga peserta didik yang diterima benar-benar kompatibel dengan visi pendidikan madrasah yang menekankan keseimbangan antara penguatan akademik, karakter, dan nilai-nilai keagamaan. Melalui pelaksanaan verifikasi ini, MIN 1 Yogyakarta berharap dapat menjaring calon murid yang siap mengikuti proses pembelajaran serta mampu berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qur’ani. (Humas Minsata)